Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran Fisika
$52.87
$97.81
Apakah Anda guru, dosen, mahasiswa, atau peneliti yang sering menghadapi masalah miskonsepsi siswa dalam belajar fisika? Buku “Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran Fisika” hadir sebagai panduan esensial untuk merombak pendekatan belajar dari sekadar hafalan rumus menjadi penguasaan konseptual yang mendalam secara ilmiah. Jangan biarkan siswa terus kesulitan di kelas Anda, miliki edisi cetaknya dan temukan berbagai strategi pedagogik modern di dalamnya. Beli sekarang! Penulis: Eidelweis Dewi Jannati, M.Pd.; Editor: Lukmanul Hakim ISBN: 978-634-7597-67-0 Ukuran: 15,5 x 23 cm (UNESCO) Halaman: viii, 112 hal Tahun Terbit: 2026 Mengatasi Kebuntuan Pembelajaran Fisika di Era Modern Pembelajaran fisika sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi peserta didik. Akar masalahnya jelas: pembelajaran di kelas masih banyak yang berorientasi pada penyelesaian matematis dan hafalan rumus semata. Peserta didik dipaksa menghafal tanpa diajak memahami relasi antara konsep fisika yang abstrak dengan fenomena nyata di sekitarnya. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Jika terus dibiarkan, siswa akan mengembangkan miskonsepsi (kesalahan pemahaman konseptual) yang persisten dan menumpuk hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Di era modern yang menuntut literasi sains dan keterampilan abad 21, pendekatan tradisional satu arah sudah tidak relevan lagi dan hanya akan menghasilkan siswa yang gagap teknologi serta nalar kritis. Solusinya ada pada buku Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran Fisika. Buku ini bukan sekadar kajian teoritis, melainkan sebuah kerangka kerja komprehensif yang mengupas tuntas akar penyebab miskonsepsi sekaligus menawarkan berbagai intervensi dan strategi pembelajaran inovatif—seperti pendekatan STEM, Problem Based Learning (PBL), hingga integrasi media laboratorium digital. Sinopsis Buku Buku ini dirancang khusus untuk membedah masalah fundamental dalam pendidikan sains, yakni bagaimana mengkonstruksi pemahaman konsep yang benar di benak siswa. Anda akan dipandu untuk mengenali jenis-jenis miskonsepsi, memahami teori perubahan konseptual (conceptual change), serta merancang pengalaman belajar aktif yang menantang gagasan keliru siswa. Dengan membaca buku ini, pendidik dapat bertransformasi menjadi desainer instruksional yang mampu menjembatani pengetahuan awal siswa dengan kebenaran ilmiah. Daftar Isi Pembahasan Utama Buku ini memuat 6 bab sistematis yang akan memandu Anda merancang kelas fisika yang bermakna: Bab 1: Urgensi Pemahaman Konsep. Membahas hakikat fisika sebagai ilmu konseptual dan tantangan pendidikan sains di era modern. Bab 2: Teori Pemahaman Konsep. Mengulas landasan teori konstruktivisme, teori perubahan konseptual, hingga taksonomi pemahaman konsep. Bab 3: Miskonsepsi & Kesulitan Belajar. Identifikasi jenis miskonsepsi fisika, sumber terjadinya, dan bagaimana menyikapi karakter materi yang abstrak. Bab 4: Faktor Penyebab Rendahnya Pemahaman. Analisis faktor internal siswa, strategi guru, hingga pengaruh lingkungan dan sumber belajar. Bab 5: Strategi & Pendekatan Peningkatan. Panduan aplikasi model PBL, pendekatan STEM, eksperimen laboratorium, hingga penggunaan teknologi media. Bab 6: Desain Pembelajaran Berorientasi Konsep. Cara menyusun RPP konseptual, skenario inquiry, dan instrumen evaluasi/asesmen yang tepat sasaran. Profil Penulis Pakar Buku ini ditulis oleh Eidelweis Dewi Jannati, M.Pd., seorang akademisi dan dosen di Universitas Majalengka. Lulusan Sarjana Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati dan Magister Pendidikan IPA Fisika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini memiliki fokus kajian mendalam pada pembelajaran fisika berbasis pemahaman konsep, pendekatan STEM, serta analisis miskonsepsi peserta didik. Konsistensinya dalam meneliti dan mendampingi guru menciptakan perangkat pembelajaran inovatif menjadikan isi buku ini sangat aplikatif dan teruji di lapangan. Ubah cara Anda mengajar fisika hari ini juga! Tingkatkan kualitas literasi sains di kelas Anda dengan mengeklik tombol “Tambah ke Keranjang” dan dapatkan buku panduan ini sekarang!
Fisika